Rapied Test Dulu Baru Masuk Rutan

No comment 69 views

Kejaksaan Negeri Jepara melakukan rapied test di Puskesmas Jepara terhadap sebanyak 15 tahanan, Kamis (02/07/2020). Setelah hasil Rapied Test dinyatakan nonreaktif, tahanan baru diterima atau dimasukkan ke Rutan Kelas II B Jepara.

Kepala Kejaksaan Negeri Jepara Saiful Bahri melalui Kasi Pidum Kejari Jepara Ditta Ardian menyampaikan selama pandemic Covid-19 ada pembatasan penghuni Rutan sehingga kita harus menyesuaikan aturan tersebut. “Tahanan yang sudah inkracht maupun yang masih dalam proses persidangan baru bisa masuk Rutan apabila sudah dilakukan rapied test dan hasilnya menunjukkan nonreaktif,” imbuhnya

Selain itu juga harus menunggu tahanan sebelumnya yang menjalani isolasi di dalam Rutan selama 14 hari. “Jadi di Rutan kelas II B Jepara ada ruang isolasi sebanyak 15 ruang yang digunakan untuk isolasi tahanan baru dan setelah selesai menjalani isolasi dengan hasil rapied test menunjukkan nonreaktif baru memasukkan tahanan lainnya,” tegasnya Pihak Kejaksaan Negeri Jepara masih menangani 30 tahanan yang menjadi tanggungan Kejaksaan Negeri Jepara dengan rincian 25 tahanan yang dititipkan di Polres dan Polsek Kab. Jepara dan untuk sisanya dititipkan di Polda Jawa Tengah.  Sampai dengan per 20 Mei 2020 tahanan yang bisa dimasukkan ke Rutan Kelas II B Jepara hanya yang sudah inkracht. Namun ada perubahan pada 16 Juni 2020 tahanan yang masih dalam proses persidangan oleh Pengadilan bisa dimasukkan ke Rutan.

author
No Response

Leave a reply "Rapied Test Dulu Baru Masuk Rutan"