29 Badan Usaha Nunggak Iuran BPJS Kesehatan

No comment 178 views
TERIMA: Kepala BPJS Kesehatan Kantor Cabang Kudus Maya Susanti (kanan) menyerahkan SKK kepada Kepala Kejaksaan Negeri Jepara Ayu Agung sebagai tindak lanjut badan usaha yang nunggak iuran.

JEPARA – Sebanyak 29 badan usaha menunggak iuran Badan Penyelanggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dua tahun terakhir. Sebab itu, BPJS Kesehatan Cabang Kudus menyerahkan 29 Surat Kuasa Khusus (SKK) kepada Kejaksaan Negeri Jepara.

Total tunggakan dari 29 badan usaha itu sekitar Rp 176 juta. Badan usaha yang menunggak beragam. Mulai dari sekolah, yayasan, perusahaan, CV, hingga ekspedisi. Alasan badan usaha tersebut menunggak iuran BPJS Kesehatan lantaran keuangannya sedang tidak baik. ”Yang terdampak pandemi sekitar 20 persen. Sedangkan lainnya sejak sebelum ada pandemi ngakunya keuangannya sudah seret,” ujar Maya Susanti, kepala BPJS Kesehatan Kantor Cabang Kudus.

Maya mengaku masih terdapat badan usaha lain di Jepara yang menunggak BPJS Kesehatan. Namun, sementara baru 29 badan usaha yang diprioritaskan. ”Karena 29 badan usaha itu cukup besar,”paparnya.

Kepala Kejaksaan Negeri Jepara Ayu Agung menjelaskan tindakan yang dilakukan yakni memanggil badan usaha itu terlebih dahulu. Untuk dimintai keterangan rinci alasan menunggak iuaran BPJS Kesehatan. Setelah dimintai keterangan, pihaknya perlu mengecek kebenaran apa yang disampaikan badan usaha itu. ”Kami investigasi juga ke tempat badan usaha itu,” terangnya.

Kajari Jepara mengaku menyikapi per masalahan tunggakan BPJS Kesehatan itu, pihaknya bersinergi dengan pihak lain. Di antaranya yakni Dinas Penanaman Modan dan Perijinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jepara dan Dinas Koperasi, UKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (DinkopUKMnakertrans) Jepara. Sehingga, penindakan selanjutnya kolaborasi antar instansiinstansi tersebut. ”Namun setelah kami panggil, badan usaha tersebut biasanya langsung taat,” imbuhnya.

author
No Response

Leave a reply "29 Badan Usaha Nunggak Iuran BPJS Kesehatan"